Jumat, 21 November 2008

MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBANTUAN ALAT PERAGA SEDERHANA PADA SISWA KELAS X MA MU’ALLIMAT NW PANCOR NTB

Kasnawi Al Hadi1

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menemukan model pembelajaran fisika yang dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika yang dalam pembelajarannya menggunakan kooperatif berbantuan alat peraga sederhana pada siswa kelas X MA Mu’allimat NW Pancor, 2) meningkatkan aktivitas siswa di kelas bila dalam pembelajarannya menggunakan kooperatif berbantuan alat peraga sederhana pada siswa kelas X MA Mu’allimat NW Pancor.

Dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan berbantuan alat peraga sederhana yang merupakan jenis tindakan pengembangan inovasi yang dipilih dalam penelitian.. Penelitian PIPS ini dilakukan dalam 2 siklus besar. Tiap siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang dicapai. Selanjutnya untuk memperoleh informasi awal mengenai pemahaman konsep fisika pada siswa dilakukan observasi awal berupa wawancara dengan guru bidang studi fisika tentang permasalahan yang ada dalam kelas. Dengan berpatokan pada refleksi awal ini maka dilaksanakan penelitian tindakan kelas dengan prosedur sebagai berikut: Siklus I meliputi (1) perencanaan (plan) I , (2) pelaksanaan pengembangan inovasi (action) I, (3) pengamatan (observation) I, (4) refleksi (reflection) I. Siklus II meliputi (1) perencanaan (plan) 2 , (2) pelaksanaan pengembangan inovasi (action) 2, (3) pengamatan (observation) 2, (4) refleksi (reflection) 2. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X 5 MA Mu’allimat NW Pancor Lombok Timur. Secara keseluruhan berjumlah 40 siswa. Kelas ini dipilih karena menurut guru pengajar fisika, kelas ini merupakan kelas yang tingkat pemahaman konsep fisika paling rendah.

Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa nilai siswa pada pokok bahasan ini pada siklus I yang memenuhi ketuntasan belajar minimal telah mencapai 58,82 % dari 45,71 % ketuntasan menggunakan pembelajaran model konvensional. Berarti telah mengalami kenaikan 13,11 % dari pembelajaran secara konvensional. Begitu juga dengan aktivitas siswa, melalui pembelajaran kooperatif siswa terlatih bekerjasama dengan anggota kelompok. Berdasarkan hasil pada siklus II diperoleh Tingkat pemahaman siswa 13 siswa memiliki pemahaman tinggi, 17 siswa memiliki pemahaman sedang dan 4 siswa memiliki pemahaman rendah. Berarti 40 siswa telah memenuhi SKBM dan pembelajaran dapat dikatakan 88,24 % memiliki pemahaman konsep di atas SKBM. Maka dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran dengan menggunakan kooperatif berbantuan alat peraga sederhana dapat meningkatkan pemahaman konsep fisika dan aktivitas siswa pada pokok bahasan gerak melingkar

Kata Kunci : Pembelajaran Kooperatif, Alat Peraga, Gerak Melingkar

3 komentar:

Nur Rohmadi mengatakan...

assalamu'alikum
gimana kabarnya pak? bu tutik gimana kabarnya? denger2 ktnya mau dpt momongan, selamat ya...
oo.. ya gini aku minta tolong dikirimi contoh lap ptk atau penelitian pendidikan, spt yg pak kasnawi postingkan ini.
sepertinya bagus untuk referensi pembelajaran di skol ku.
terima kasih seblumnya, salam untuk keluarga di mataram
wassalam

Nur Rohmadi mengatakan...

ooo ya lupa, bisa di email ke nurrohmadi@telkom.net atau ali_topan64@yahoo.com

gondo mengatakan...

ikut koment ya kasnawi.. apa kabar mas bro, ane gondo mantan anggota pramuka sma 2 pemalang jurusannya A1. sudah lupa nih sama anak-anak A1, anak A1 pada sukses2 ya setidaknya di bidang studinya. kapan reunian ya..